Menjadi Guru Idola, apakah bisa?

kelasTik…tak…tik…tak…Suara langkah tersebut akrab di telinga siswa. Kelas yangag00011_ semula bising dengan berbagai cerita yang keluar dari mulut siswanya,serentak diam seolah dikomando. Hening dan sunyi…..nyaris tak ada suara yang terdengar. Yang terdengar hanya suara ayunan langkah dan gesekan sepatu yang semakin mendekat. Pintu kelas dibuka, muncul sosok yang begitu akrab di mata siswa. Sejenak terdengar suara tatkala seseorang yang baru saja masuk tersebut mengucapkan salam. Yah…. Cuma sekedar menjawab salam, semuanya kembali diam.

Begitulah mungkin sekedar fenomena yang acapkali dialami oleh seorang guru,terlebih seorang guru matematika. Sekarang kita pikir kembali, apakah hal tersebut pernah kita alami? Baik itu sebagai pengalaman kita sewaktu masih berstatus sebagai siswa, pengalaman teman kita yang juga sebagai guru, atau juga merupakan pengalaman pribadi ketika telah menjadi guru?
Pada dasarnya kita sebagai guru pasti menginginkan kondisi belajar yang mendukung, penuh penyambutan dari siswa, adanya komunikasi yang baik dengan siswa dan lain sebagainya…. Siswapun demikian juga. Apa yang kita harapkan tentunya juga merupakan harapan semua siswa.
Tidak salahkan kita coba renungkan bagaimana cara kita mengajar dan mendiidik siswa. Apakah sudah sesuai dengan visi dan misi seorang guru yang bisa menjadi fasilitator, motivator dan inspirator bagi siswa kita?
Apa yang saya tulis disini mungkin tidak begitu sempurna…….namun tidak salahnya jika saya coba sampaikan bagi siapa saja yang ingin mengetahui,termasuk Anda yang sedang membaca tulisan ini. Komentar atau sejenisnya sangat berpengaruh bagi saya pribadi dan orang yang membacanya. Mudah-mudahan akan memberikan nilai positif yang akan menjadikan kita sebagai guru yang diidolakan, handal,kredibel dan menyenangkan dimata siswa.
1. Mulai dari diri sendiri
Artinya semua berawal dari kita…. Kesan pertama apa yang akan kita munculkan ketika pertama kali bertemu dengan mereka? Apakah Anda seorang guru yang suka bercerita lucu, tak banyak bercanda, senang memberikan motivasi belajar lewat cerita motivasi, sangat disiplin dan tegas, senang berbaur dengan mereka, mau terbuka untuk mendengarkan keluh kesah mereka, atau ingin disegani oleh mereka? Tergantung kita di awal bertemu……..Percaya diri aja!
Intinya,temukan hal-hal yang mungkin khas dari gaya mengajar Anda, tentunya kekhasan seorang guru selalu diingat oleh siswanya.

2. Cari Motivator belajar siswa
Kekhasan dari kita sebagai guru tentunya akan memberikan perhatian positif dari siswa.

18 responses to “Menjadi Guru Idola, apakah bisa?

  1. salam
    jadi guru idola ya?! wah itu dambaan setiap guru biar semua muridnya ngerti pelajaran yg kita sampaikan. motivasi dan masukan yg sangat berharga. pastinya mas hamad dah lumayan lama jadi guru ya?
    ow iya ngajar dimana?
    ainy

  2. Jadi guru favorit ????
    Mungkin saja, yang penting kita dapat mengerti tentang karakter guru yang disujai siswa sekarang…….good luck for all teacher…..

  3. iya. tapi kt mesti sadar diri, termasuk kategori yang mana posisi kita. penilainya adalah siswa, bukan kita tentunya. salam kenal mas !

  4. Telah ada contoh dan tauladan pada diri Nabi Muhammad SAW, beliau adalah pendidik sejati siapa yang ingin menjadi guru teladan bacalah siroh nabwiyah dan tarbiyah rosul,afwan sebagai pelengkap aja.

  5. jadilah guru yang memang menjadi contoh dan teladan yang riel, jangan “omdo”, yang penting jadi guru adalah mengajar secara profesional, menilai dan mengarahkan siswa secara objektif dan nilai-nilai luhur seraya contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari

  6. tapi gmn ama murid yang rata-rata anaknya sdkt bodoh tp nakalnya masyaAllah? kadang kami kuwalahan banget? di sabar g mw ndengarkan di kasar berontak! pokoknya pusing deh…….
    minta solusi yang paling jitu! trims.

  7. Mendidik & mengajar sejatinya adalah pekerjaan ”hati”. Hingga tidak akan menikmati mereka yg mengajar dg penuh ”nafsu”. Tidak ada siswa yg bodoh…yg ada hanya siswa yg perlu di kembang tumbuhkan. Dan profesi ini hanya mampu dijalani mereka yg sabar. Jika tidak, tentu banyak yg berkeluh kesah. Pantaskah guru berkeluh kesah? Guru adalah semua profesi. Tidak siap menjadi guru sama artinya tidak siap menjadi orang tua. Lalu apa yg kita lakukan selama ini jika tidak belajar & mengajar?

  8. setuju mas…. tidak ada siswa yang bodoh, yang ada cm underachievment (lamban belajar). Ibarat mobil ada yang yg kecepatannya cuma 30 km/jama ada juga yang 100 km/jam

  9. ya betul saya setuju menjadi guru tidaklah mudah karena kita perlu kesabaran dalam membimbing dan mengajar murid. Dengan penuh ketulusan dan kesabaran maka akan terasa bahwa mengajar itu menyenangkan… Semangat ya para Guru Idola moga selalu diberkahi apapun yang kita lakukan.amiin.

  10. setuju kang karena guru merupakan pahlawan pendidikan, jadi bersikaplah sebagai pahlawan. kita dapat mencontoh bagaimana perjuangan seorang guru TK dalam mendidik anak didiknya yang lagi nakal2nya dan kita bandingakan dengan guru sd, smp atau sma yang satu guru satu pelajaran. maaf jadinya curhat nih…………..!

  11. apakah sulit menjadi guru yang terbaik untuk anak-anak didikan… tentu tidak, guru yang baik adalah selalu mengajarkan yang terbaik kepada muridnya penuh dengan cinta, kasih syang, mengerti keadaan muridnya,

  12. guru adalah orang tua kedua dari org tua si murid..yang perlu guru mengerti bagaimana seorang guru harus siap menjadi orang tua pengganti dari orang tua si murid dirumah…rasa tanggung jawab dan perhatian guru sangat didambakan bagi murid…pepetah mengatakan tidak mungkin orang tua tu mengarahkan anak kearah yg ndak benar, palagi sampe menjerumuskan anak kejalan sesat…tinggal gimana caranya seorang guru tu dapat memahami akan tugas dan tanggung jawabnya menjadi seorang guru.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s